Adab Makan yang Benar untuk Anak

Adab Makan yang Benar untuk Anak. Ada seorang bijak mengatakan bahwa mengajari anak di usia dini ibarat mengukir diatas batu. Tidak mudah dan butuh kesabaran ekstra, namun hasilnya akan bertahan lama, bahkan bisa menjadi pedoman sepanjang hayatnya. Oleh karena itu, yuk kita benahi lagi niat dan semangat untuk mendidik anak-anak kita dengan ilmu dan adab yang baik, agar mereka menjadi salah satu generasi yang ikut membawa angin perubahan bagi kebaikan negeri.

Salah satu adab yang perlu kita kenalkan kepada anak-anak adalah adab makan, karena merupakan salah satu aktifitas utama manusia yang memberikan energi bagi tubuh agar bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan baik. Dalam hal makan pun, Rasullullah banyak memberikan teladan kepada anak-anak, karena makan bukan hanya sekedar untuk mengenyangkan perut, tetapi juga bernilai ibadah.

BACA JUGA : BEKAL AGAR ANAK JADI PEMIMPIN


Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari, Umar bin Abu Salamah berkisah bahwa ketika ia masih kecil dan berada di pangkuan Rasullullah, tangan Umar menjalar ke mana-mana di atas nampan. Rasullullah pun bersabda, “Hai nak, sebutlah nama Alloh, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di dekatmu.” Maka sejak saat itu, cara makan Umar seperti yang Rasullullah contohkan.

adab makan untuk anak

Berikut adalah adab makan yang perlu diajarkan kepada anak:
  1. Berdoa sebelum makan. Berdoa adalah bentuk syukur atas rezeki yang telah diberikan Alloh, sekaligus sebagai harapan agar makanan yang kita santap, menjadikan tubuh sehat serta terbebas dari penyakit yang disebabkan oleh makanan.
  2. Mengambil makanan yang berada di dekatnya dengan menggunakan tangan kanan. Jika pun ingin memakan makanan yang jauh dari jangkauannya, anak-anak dapat meminta tolong kepada orang yang lebih dekat dengan makanan tersebut. 
  3. Makan sambil duduk, tidak boleh berdiri, berjongkok atau bahkan sambil jalan-jalan. Terkadang ada orangtua yang memiliki anak yang aktif, tidak mau diam, membiarkan anaknya makan sambil berlarian ke sana sini, asalkan anaknya mau makan. Padahal Rasullullh telah mengajari kita agar makan dengan duduk, agar sistem percernaan kita berjalan baik. 
  4. Tidak terburu-buru mengambil makanan sebelum yang lain mengambilnya. Sampaikan kepada anak, ketika makan bersama dengan orang dewasa atau orangtua, maka dahulukan orangtua dalam mengambil makanan.
  5. Tidak tergesa-gesa dalam mengunyah makanan dan tidak mengeluarkan suara yang keras. Orangtua hendaknya selalu mengungatkan anak-anaknya agar tidak tergesa-gesa mengunyah makanan. Ketergesaan ini biasanya karena anak ingin segera bermain kembali bersama teman-temannya, sehingga terkesan makanan asal masuk tanpa dinikmati. Dalam tinjauan medis pun, kita dianjurkan untuk mengunyah makanan sekitar 29 kali, agar makanan lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan kita. 
  6. Tidak mencela makanan yang disajikan kepadanya. Jika menyukainya, maka makanlah dengan secukupnya dan jika tidak menyukainya, maka boleh tidak memakannya tanpa mencelanya, misalnya mengeluarkan perkataan, “Ah, makanannya nggak enak.” Orangtua mesti mengingatkan kepada anak, agar selalu bersyukur dengan nikmat yang Alloh berikan. Tidak mencela makanan adalah salah satu bentuk syukur.
  7. Hendaknya anak diberikan pemahaman, agar makan secukupnya, tidak sampai kekenyangan, agar sistem pencernaannya berjalan baik, sehingga menyehatkan tubuh dan meminimalkan penyakit yang terkandung dalam kotoran di bahan makanan.
  8. Tidak diperkenankan berbicara, saat mulut penuh dengan makanan. Kalau pun ada yang mau dibicarakan misalnya dengan anggota keluarga yang lain; orangtua, kakak atau adik, maka sampaikan hal-hal yang baik dan menyenangkan, sehingga tercipta suasana yang nyaman.
  9. Kalau makan memakai sendok dan garpu, usahakan agar alat-alat tersebut tidak menimbulkan suara saat bersentuhan dengan piring, dan letakkan dengan rapi, jika sudah selesai . Anak-anak hendaknya juga tidak meninggalkan sisa makanan di atas piring agar mendapatkan keberkahan dari Alloh. Jika pun ternyata ada sisa makanan, maka kumpulkan atau kesampingkan, jangan sampai berantakan.
  10. Jika makan telah selesai, maka ucapkan alhamdulillah. Sebagaimanan bacaan basmalah di awal makan, maka ucapan alhamdulillah pun merupakan ungkapan rasa syukur atas karunia yang Alloh berikan.
BACA JUGA : TIPS AGAR ANAK BERANI DISUNAT

Demikian, adab makan yang dapat kita ajarkan kepada anak-anak, agar mereka mendapatkan keberkahan dan menjadikan makan sebagai salah satu aktifitas yang juga bernilai ibadah. Semoga kita dikaruniai anak-anak yang sholih dan sholihah...Aamiin.

Pembelajar sepanjang hayat, anak3, masih belajar menekuni blogging meski berkejaran dengan kesibukan di dunia nyata.

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

8 komentar

komentar
11 April 2018 06.19 delete

Duh aku sendiri kadang suka keceplosan mencela makanan yg lg dimakan :(

Reply
avatar
14 April 2018 02.17 delete

Reminder banget nih kak. Makasih ya.. Sekarang adab makan udah jarang di praktekin..

Reply
avatar
14 April 2018 02.18 delete

Keren mbak, tulisan mbak bisa jadi pengingat untuk semua orang tua..

Reply
avatar
16 April 2018 17.52 delete

Sama mba Ella, kalo saya terkadang lupa, gak sadar lihat makanan di meja, langsung nyomot, jadi deh diingetin sm si Sulung...hihi

Reply
avatar
16 April 2018 17.54 delete

Sama2 kak Vhieta, ini juga sbg pengingat diriku sendiri. Tks sudah mampir...

Reply
avatar
16 April 2018 20.36 delete

Setuju banget mbak dengan tipsnya. memang adab makan semua orang terutama anak2 mesti diajarkan sedari kecil, biar bisa bersopan-santun juga dan sesuai dengan sebagaimana makan seharusnya. In sya allah makan membawa berkah ya aamiin :)

Reply
avatar