7 Manfaat Berlatih Beladiri Bagi Perkembangan Karakter Anak

ANAK3.COM - 7 Manfaat Berlatih Beladiri Bagi Perkembangan Karakter Anak. Orangtua yang masih memiliki anak usia dini tentu tidak asing dengan berbagai polah sang anak. Terkadang anak sangat susah untuk berdiam diri, mereka selalu bergerak ke sana sini. Hampir sebagian besar rumah yang memiliki anak kecil, kondisinya berantakan. Mainan berserakan di banyak tempat. Meski sudah dibereskan, palingan hanya bertahan 1-2 jam. Setelah itu, berantakan lagi. Memang begitulah keseharian si kecil, energinya seakan tak pernah habis.

Untuk menyalurkan energi yang dimiliki anak, tak ada salahnya jika mengikutkan anak pada kegiatan olahraga beladiri. Saya mengikutkan Sulung pada beladiri Taekwondo pada usia 7 tahun, saat memasuki kelas 1 SD. Kebetulan di sekolahnya ada beragam kegiatan ekstrakurikuler, dari seni, olahraga sampai sains. Ada beberapa yang kuingat, seperti : Get Colouring bagi yang suka mewarnai, melukis sekaligus belajar bahasa Inggris, ada Sinematografi, Robotic, Pencak Silat, Karate, Taekwondo, Futsal, Hoki dan beberapa lagi yang tak kuingat.

Manfaat berlatih beladiri bagi perkembangan karakter anak

Awalnya, Sulung memilih Futsal dan Robotic, tapi saat itu saya memberikan alternatif lain agar memilih Futsal dan Taekwondo saja. Mengapa tidak robotic? Karena Sulung memiliki energi yang besar. Tenaganya seolah tak pernah habis, pulang sekolah TK, bukannya istirahat tapi langsung main sepeda di depan rumah. Alhamdulillah, lingkungan rumah kami merupakan komplek kecil dengan hanya sekitar 25 rumah, sehingga jalanan di dalam komplek masih relatif aman, dipakai untuk main sepeda. Setelah bersepeda dan teman-teman sekomplek yang bersekolah di  SD pulang, biasanya lanjut bermain bola. Jadi itulah alasan kami, memilihkan ekskul yang menitik-beratkan pada olah tubuh.

Olahraga beladiri bagi anak juga sangat bagus, karena bermanfaat bagi kesehatan, dan menjadikan motoriknya lebih kuat. Hampir semua beladiri memiliki gerakan; memukul, menendang, melompat, memutar dan menjaga keseimbangan. Dan pada saat pemanasan, biasanya ada gerakan untuk melemaskan dan menguatkan otot-otot tubuh, misalnya dengan berlari, push up, sit up dan gerakan lainnya. Tentu saja gerakan tersebut sangat baik, untuk melatih motorik anak menjadi lebih kuat, dan cekatan. Dengan demikian, anak memiliki tubuh yang sehat dan kebugarannya juga meningkat. Anak pun tidak mudah sakit, karena daya tahan tubuh meningkat.

Baca juga : Manfaat Bercerita Bagi Anak Balita

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, berlatih beladiri juga sangat baik untuk perkembangan karakter anak, seperti :
  1. Menumbuhkan keberanian. Berlatih beladiri tentu bukan hanya sekedar melatih jurus-jurus atau gerakan-gerakan memukul, menendang, menghindar atau bertahan, tetapi juga melatih mentalnya. Misalnya saat ujian kenaikan tingkat salah satu perguruan pencak silat di daerahku dulu, para peserta ujian bersama-sama naik truk ke lokasi ujian di dekat pantai. Dua kilometer sebelum sampai ke lokasi, para peserta disuruh berlari sampai ke lokasi ujian. Sampai di lokasi, peserta ujiansemua diuji gerakan jurusnya, bahkan untuk tingkat yang lumayan tinggi, mereka dilatih untuk bertarung. Terkadang mereka harus melawan temannya yang berbadan lebih tinggi dan besar. Dari pertarungan ini, mereka belajar untuk berani menghadapi lawannya, berani mengambil keputusan kapan menghindar, kapan mesti menyerang. Mereka harus cepat berani mengambil inisiatif sebelum lawan mengalahkannya.
  2. Menumbuhkan kepercayaan diri. Seiring dengan latihan yang kontinyu, tentu kemampuan beladiri anak akan meningkat,sehingga kepercayaan dirinya otomatis ikut meningkat. Apalagi jika sudah terbiasa dengan lawan tanding yang berbadan lebih besar. Meski begitu, orangtua juga tetap harus ikut mengawasi, agar anak tetap rendah hati, bukan malah sombong dan semena-mena terhadap temannya yang lain, karena memiliki keahlian beladiri. 
  3. Menumbuhkan sportifitas. Semua cabang olahraga pasti mengajarkan nilai-nilai sportifitas. Ini sangat bagus untuk perkembangan anak, karena di dalam sportifitas terkandung makna jujur untuk mengakui kehebatan lawan. Adil dan tidak curang dalam berkompetisi, serta punya etika baik dalam merayakan kemenangan maupun menerima kekalahan.
  4. Menumbuhkan ketenangan. Berlatih beladiri akan mengajarkan anak untuk selalu fokus dengan diri dan lingkungannya. Mereka terlatih dengan semua gerakan beladiri yang harus dilakukan secara sempurna, karena kalau tidak, bisa jadi gerakan tersebut akan menimbulkan cedera. Dan gerakan bisa sempurna, jika terus berlatih, fokus dan tenang menghadapi semua kondisi. Ketenangan ini muncul seiring dengan kemampuan anak mengenal dirinya sendiri, baik kelebihan maupun kekurangannya.
  5. Menumbuhkan kedisiplinan. Berlatih beladiri secara otomatis akan mengajarkan kedisplinan pada anak. Mereka harus tepat waktu mengikuti jadwal latihan dan sungguh-sungguh menjalaninya, karena kedisiplinan merupakan salah satu kunci sukses dalam menguasai ilmu beladiri.
  6. Menumbuhkan kemampuan kerjasama. Saat berlatih beladiri, para pelatih biasanya menginstruksikan untuk melakukan gerakan-gerakan secara bersama-sama. Jika ada yang belum hafal atau gerakannya tidak sama, maka bukan hanya dirinya yang akan kena sanksi, tetapi kadang semuanya. Sehingga mereka terlatih untuk bekerjasama agar dapat mengikuti instruksi pelatih. Mereka juga diajarkan untuk menyiapkan tempat latihan dan menjaga kebersihan serta ketertiban tempat latihan secara bersama-sama. Apalagi jika ada perlombaan beladiri untuk kategori beregu (grup), kekompakan dan kerjasama mereka akan semakin teruji.
  7. Menumbuhkan kemampuan bersosialisasi. Saat mengikuti latihan beladiri, anak akan bertemu dan berinteraksi dengan teman sebaya, teman yang lebih muda atau lebih dewasa dan pelatih. Interaksi semacam itu tentu sangat bagus untuk mengasah kemampuan bersosialisasinya, sehingga diharapkan anak akan mudah bergaul dengan semua kalangan.
Baca juga : Membiasakan Anak Hidup Sederhana

Nah jika anak sudah siap untuk berlatih beladiri, orangtua perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
  1. Saat berangkat berlatih, pastikan kondisi kesehatan anak dalam keadaan fit. Jika kurang fit, lebih baik minta ijin kepada pelatih untuk sementara tidak mengikuti latihan. Ini penting agar anak tidak mengalami cedera saat latihan.
  2. Jika anak mau, biasakan membawa bekal makanan ringan dan minuman. Saat latihan pasti kondisi tubuh anak akan banyak mengeluarkan cairan keringat, maka terpenting sih, bekal air putih, untuk mencegah dehidrasi. Bekal makanan ringan juga perlu agar anak tidak jajan sembarangan.
  3. Selalu ingatkan dengan bahasa yang lembut, agar tetap rendah hati meski memiliki kemampuan beladiri.
Demikian, sekedar sharing untuk para orangtua yang mau mengikutkan anaknya berlatih beladiri ataupun yang sudah berlatih. Semoga latihannya konsisten. Inshaa Alloh, dengan bimbingan pelatih dan orangtua, berlatih beladiri akan membuat tubuh anak lebih bugar dan perkembangan karakternya pun menjadi lebih baik. Aamiin

Pembelajar sepanjang hayat, anak3, masih belajar menekuni blogging meski berkejaran dengan kesibukan di dunia nyata.

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

14 komentar

komentar
18 April 2018 22.11 delete

Jadi pingin ngikutin anak buat latihan bela diri nih. Meskipun cewek bagus buat ke depannya jaga diri.

Reply
avatar
18 April 2018 22.52 delete

Iya kak, berlatih beladiri juga bagus buat cewek...teman-teman latihannya Sulung juga banyak yang cewek loh :)

Reply
avatar
19 April 2018 02.22 delete

Saya dulu baru boleh ikut bela diri ketika usia sekolah. Mungkin orang tua khawatir kenapa-kenapa ya :D Soalnya nggak jarang orang tua terlalu memaksakan anak untuk ikut kegiatan bermacam-macam tapi kurang memerhatikan kondisi kesehatan anaknya. Padahal bela diri kan butuh kondisi tubuh yang prima.

Reply
avatar
19 April 2018 06.18 delete

Kebanyakan orangtua emang seperti itu ya kak, terlalu mengkhawatirkan anak-anaknya :), padahal anaknya juga enjoy aja tuh hihi

Reply
avatar
19 April 2018 11.18 delete

Pingin jg sebenarnya mengikutkan anak beladiri. Senang ya anaknya dah dapat aktivitas penyaluran energi yg positif��

Reply
avatar
19 April 2018 18.44 delete

Iya kak, kita ikut senang kalo anak-anak dapat enjoy dengan aktifitasnya :)

Reply
avatar
21 April 2018 18.48 delete

suka banget lihat anak2 yang senang olahraga bela diri, kelihatan pedenya tinggi

Reply
avatar
21 April 2018 20.57 delete

Tepat sekali kak Monda, saya sering antar jemput anak latihan beladiri, dan anak-anak yang sering latihan, terlihat sekali kepercayan dirinya dari perilakunya saat bertemu teman-temannya...

Reply
avatar
22 April 2018 21.51 delete

Manfaatnya luar biasa, ya. Anak kedua saya ikut juga (kempo) tapi latihannya belum konsisten hehe. Tempat latihannya agak jauh sih jadi tergantung kesibukan ayahnya. Anak sulung saya ikut karate di sekolahnya. Dia latihan kalau pelatihnya yang juga kakak kelasnya datang.

Reply
avatar
22 April 2018 23.30 delete

Iya kak, mudah-mudahan anak yang kedua bisa konsisten latihannya :)

Reply
avatar
26 April 2018 04.36 delete

Saya pengen mba nanti anak saya udah agak gede diikutin bela diri sebagai slah cara dia melindungi diri nantinya. Apalagi sekarang banyak bully

Reply
avatar
26 April 2018 07.48 delete

Iya bun, beladiri pun bisa berfungsi untuk melindungi dirinya. Inshaa Alloh, semoga anak-anak kita terhindar dari kasus bullying... Aamiin

Reply
avatar
2 Mei 2018 15.25 delete

bagus memang diajarkan bela diri buat si anak.
lebih percaya diri dan bisa membangun karakter.

Reply
avatar