Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan Bersama Anak

ANAK3.COM - Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan Bersama Anak. Tak terasa, kurang dari sebulan lagi, Ramadhan akan kembali menyapa kita. Bulan yang penuh dengan keistimewaan, sehingga di bulan inilah Rasullullah bersungguh-sungguh melakukan ibadah dan amalan lainnya tidak seperti di bulan yang lain, dan bersungguh-sungguh pula pada hari-hari sepuluh akhir Ramadhan tidak seperti hari lainnya. (HR. Muslim)

Orang yang beriman diwajibkan untuk berpuasa dari mulai terbit fajar sampai dengan tenggelamnya matahari, dan disunnahkan untuk memperbanyak amalan lainnya, seperti shalat, tadarus Al Qur’an dan bersedekah. Tak salah kiranya, kalau Ramadhan dikatakan sebagai bulan pendidikan untuk jasmani dan ruhani. Bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi kita dan keluarga untuk meningkatkan ibadah dan amal sholeh secara kualitas dan kuantitas.

persiapan menyambut ramadhan bersama anak

Maka sudah sepatutnya jika kita bersungguh-sungguh melibatkan anak dalam melakukan persiapan menyambut bulan Ramadhan, agar mereka bisa mempersiapkan secara fisik dan mental dengan rasa optimis dan riang gembira, sehingga dapat memperbanyak ibadah dan amal sholeh. Berikut beberapa persiapan yang dapat kita lakukan bersama anak:

1. Mengajak anak untuk beberes rumah. Persiapan ini diperlukan untuk menciptakan suasana rumah yang lebih fresh dan bersih, sehingga diharapkan dapat meningkatkan semangat anak dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Persiapan ini juga dapat digunakan untuk merapikan buku-buku anak dan peralatan gambar, agar nantinya lebih mudah jika mau dimanfaatkan untuk mengisi waktu selama menjalani ibadah puasa.

Baca juga : Hikmah Sulit Mendapatkan Pekerjaan

2. Menceritakan keutamaan-keutamaan ibadah di bulan Ramadhan, agar anak-anak semakin termotivasi menjalani ibadah. Mereka juga perlu diajarkan makna berpuasa, bukan sekedar menahan lapar dan dahaga, tapi juga menahan hawa nafsu yang kurang baik, seperti marah, menggunjing orang lain (ghibah) dan lainnya.

3. Menyusun agenda kegiatan di rumah selama bulan Ramadhan. Agenda dapat disusun secara harian dan juga mingguan. Penyusunan agenda ini hendaknya benar-benar melibatkan anak, dan disesuaikan dengan usia mereka, agar mereka memiliki komitmen untuk melaksanakannya. Contoh agenda harian, misalnya:
  • Bangun jam 03.00 WIB, lalu membantu menyiapkan makan dan minum untuk sahur. Anak SD yang sudah berusia 10 tahun, sepertinya sudah bisa diberikan tugas, misalnya membuatkan teh manis hangat untuk semua anggota keluarga.
  • Selesai bersantap sahur, kemudian persiapan untuk shalat Shubuh berjamaah. Untuk anak laki-laki, biasakan untuk ikut ayahnya, shalat berjamaah di Mesjid.
  • Selesai shalat Shubuh, hendaknya dilanjutkan dengan tadarus Al Qur’an. Selama bulan Ramadhan, biasanya kami merubah jadwal tadarus anak-anak, dari biasanya sehabis shalat Maghrib menjadi sehabis shalat Shubuh. Ini kami lakukan, karena setelah Maghrib, waktunya kami gunakan untuk istirahat sebentar, sebelum menjalani shalat Isya dan shalat Tarawih. 
  • Sepulang sekolah, usahakan agar anak istirahat dan tidur siang. Menjelang berbuka puasa, libatkan anak untuk ikut mempersiapkan makanan dan minuman. Untuk berbuka puasa, jika ada cukup dengan beberapa butir kurma dan teh manis hangat. Kurma sangat baik sebagai makanan pembuka, karena menurut penelitian, kandungan glukosanya langsung bisa diserap oleh tubuh, sehingga tubuh langsung mendapatkan asupan energi. Minuman hangat juga bagus untuk saluran pencernaan. Melibatkan anak dalam persiapan menjelang berbuka puasa, sangat baik untuk mengajarkan anak-anak nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga, agar saling membantu sesuai dengan kemampuannya masing-masing.  
  • Setelah berbuka puasa secukupnya, ajak anak-anak untuk segera melaksanakan shalat Maghrib, agar tidak tertinggal waktu shalatnya. Selesai shalat Maghrib, baru menyantap nasi dan lauk pauk secukupnya, tidak sampai kekenyangan agar makanan dapat dicerna dengan baik.
  • Kemudian persiapan menunaikan shalat Isya dan shalat Taraweh. Setelah itu dilanjutkan dengan murojaah juz ke 30 atau menambah hafalan baru, meski hanya 2-3 ayat.
  • Anak-anak juga sebaiknya dibiasakan agar tidur malam dengan teratur dan tidak terlalu banyak menonton TV. 

Baca juga : Memaknai Rezeki dan Cara Menggapainya

4. Jika anak-anak libur sekolah, maka siang harinya, bisa disusun kegiatan dengan agenda berikut:
  • Mengikutkan anak pada kegiatan pesantren Ramadhan. Kegiatan seperti ini biasanya marak di kota-kota besar. Hampir semua masjid besar mengadakan kegiatan pesantren untuk anak-anak. Biasanya sekitar satu minggu. Anak sulung saya, sejak kelas 1 SD, sudah saya ikutkan kegiatan seperti ini, dan dia enjoy, karena kegiatannya memang tidak monoton. Beberapa kegiatan pesantren Ramadhan untuk anak SD, biasanya diisi dengan tadarus, bercerita, mewarnai, fun games dan menonton film. Kegiatan inilah yang membuat anak-anak antusias mengikutinya. Selain itu, mereka juga mendapatkan teman-teman baru.
  •  Jika memiliki uang lebih, tak ada salahnya mengajak anak-anak ke toko buku untuk membeli buku kesukaannya. Orangtua juga perlu menceritakan kisah-kisah Nabi dan sahabat dalam berdakwah, agar timbul keinginan mereka, untuk dapat mencontoh akhlak Nabi dan sahabat dalam berdakwah.
  • Sesekali ajaklah anak untuk ngabuburit, tentunya ngabuburit yang berfaedah. Kalau di Pusdai Bandung, setiap sore selama Ramadhan pasti ramai, karena banyaknya penjual makanan. Selain itu juga banyak yang menyewakan mainan anak-anak, seperti mobil-mobilan listrik, skuter atau naik kuda keliling taman. Saya terkadang mengajak anak-anak main ke situ agar mereka bergembira menjalani puasa.
5. Orangtua hendaknya memperhatikan kondisi kesehatan anak dengan seksama, dengan cara memberikan makanan yang sehat dan bergizi, kalau perlu ditambahkan dengan rutin minum madu atau vitamin lainnya.

Demikian beberapa persiapan menyambut bulan Ramadhan bersama anak, yang dapat dilakukan. Tentu saja persiapan-persiapan tersebut dapat dilakukan jika kita sebagai  orangtua mampu melakukan pendekatan kepada anak secara tepat. Semoga kita semua dan keluarga diberikan kesehatan, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, bagi yang menjalankannya.

Pembelajar sepanjang hayat, anak3, masih belajar menekuni blogging meski berkejaran dengan kesibukan di dunia nyata.

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

4 komentar

komentar
28 April 2018 03.03 delete

Saya akan selalu mengajak anak saya untuk berbelanja ke toko buku terdekat ,
kami selalu mencari buku-buku cerita tentang nabi, puasa, yang saya saya suka mereka sangat senang dengan itu...

Reply
avatar
28 April 2018 18.27 delete

Iya bang, semoga dengan mengajak anak-anak rutin ke toko buku, mereka menjadi orang yang mencintai dan memiliki ilmu :)

Reply
avatar
8 Mei 2018 23.54 delete

Alhamdulillah anak-anak antusias menyambut ramadhan sebentar lagi. Sudah punya keinginan untuk ini itu dalam mengisi ramadhan

Reply
avatar
9 Mei 2018 00.35 delete

Iya kak, Alhamdulillah, mudah-mudahan anak-anak bisa menjalani ibadah di bulan Ramadhan lebih baik di banding tahun lalu :)

Reply
avatar